2

Umpan Mancing Belut

Umpan Mancing Belut – Belut tidak akan terasa asing lagi bagi orang-orang yang memang hidupnya di wilayah pedesaan.

Karena memang di wilayah pedesaan sangat akrab dengan rutinitas yang kaitannya erat dengan pertanian.

Nah tepat sekali, telah saya ulas dengan lengkap materi mengenai Umpan Mancing Belut sawah, sungai, rawa, tips dan teknik, beserta cara mencari habitat serta bagaimana perbedaan antara lubang Belut dan ular.

Tentu sangat berbeda mengenai Belut sawah atau Muara maupun Lindung dengan spesies ikan air tawar yang lainnya.

Karena memang Belut memiliki ciri khusus yang unik dan berbeda. Badannya menyerupai ikan sidat / ular, berdiameter bulat dan juga memanjang.

Di Indonesia sendiri Belut telah menjadi salah satu kuliner favorit. Yang terbukti memiliki banyak sekali khasiat bagi kesehatan tubuh khususnya.

Tidak hanya itu, Belut juga sering dimanfaatkan sebagai acuan dan tolak ukur terhadap pencemaran lingkungan sekitar.

Karena apa? Karena ketika di suatu daerah perairan semisal di sungai, rawa, parit ataupun waduk tidak lagi terdapat Belut.

Kemungkinan besar daerah itu sudah tercemar. Misalnya sering diracuni masyarakat sebagai spot untuk mencari ikan, ataupun sebagai tempat pembuangan limbah industri.

Baca juga : Umpan Ikan Patin

Berikut Merupakan Ciri-Ciri Belut

                 Ciri-Ciri Belut/Sumber Image : 1.bp.blogspot.com

Belut memiliki karakteristik tersendiri yakni berdiameter bulat, dengan panjang maksimal sekitar 1 meter, serta berbadan licin dan juga berwarna hitam kecoklatan.

Belut juga dilengkapi dengan keamampuan bisa hidup berbulan-bulan tanpa air, tetapi asalkan sarangnya tetap dalam keadaan lembab dan basah.

Untuk Umpan Mancing Belut Sawah antara lain adalah anakan ikan-ikan kecil, cacing, udang kecil dan juga serangga.

Belut tergolong hewan dengan spesies Nokturnal, karena memang Belut lebih aktif pada saat malam hari.

Belut bisa dengan bebas mengambil oksigen, terlebih lagi kulitnya bisa menyerap oksigen secara langsung.

Juga diketahui bahwasanya Belut sawah dapat bertahan hidup melewati musim dingin yang berjalan cukup panjang denga suhu yang sangat rendah.

Baca juga : Umpan Ikan Tombro

Habitat Belut

                          Habitat Belut/Sumber Image : i1.wp.com

Sebenarnya tidak jauh berbeda untuk memancing Belut dengan trik ketika berburu spesies ikan air tawar lainnya.

Ada hal yang perlu anda ingat, yang pertama harus diketahui adalah Ciri-Ciri sarang Belut, karena Belut sering kali berpindah-pindah dan juga mudah dalam beradaptasi.

Ketika anda telah menemukan sarangnya bisa saja tidak terdapat Belut di dalamnya.

Penyebab utamanya adalah sudah pasti karena airnya tercemar, atau bisa jadi karena ada pemangsa ganas dan selalu mengintai setiap gerak-gerik si Belut.

Ada alternatif mudah yang bisa digunakan untuk menemukan sarang Belut, yakni denga mencarinya di sekitaran parit-parit yang langsung berbatasan dengan wilayah persawahan.

Karena parit umumnya berada di daerah yang berlumpur dan juga jernih. Untuk tempat faovorit Belut dalam membuat sarang di dinding-dinding parit.

Tidak hanya itu, anda juga bisa menemukan Belut pada pinggiran-pinggiran anak sungai yang tenang, baik dalam keadaan sedikit keruh maupun yang jernih sekalipun.

Untuk itu carilah spot yang terdapat banyak tumbuhan hidup, yang agak menjorok pada tepi badan sungai.

Pada umumnya bentuk sarang Belut bermotif bulat, dan hanya seumuran dengan diameter tubuhnya.

Silahkan simak di bawah ini bagaimana Umpan Mancing Belut Sawah beserta tipsnya dengan mudah dan gampang.

Baca juga : Umpan Galatama Lele

Cara Mancing Belut

             Cara Mancing Belut/Sumber Image : 4.bp.blogspot.com

Ada Bebrapa hal yang harus anda pahami ketika hendak memancing Belut diantaranya adalah memahami spot, yakni mampu membedakan antara sarang Belut dengan sarang ular.

Mari mengenal beberapa ciri-ciri dan teknik serta langkah di bawah ini:

1. Sediakan Alat Pancing

Saat ingin menangkap Belut yang kita butuhkan adalah hanya senar dan kailnya saja, alias tidak perlu memakai joran, berbeda dengan alat yang dipakai ketika berburu ikan.

Ini dikarenakan spot Belut memang bisa dijangkau dengan jarak yang dekat dengan kita.

Adapun caranya dengan mengambil dua buah senar, dimana senar yang satu dipelintir dan dililitkan pada senar lainnya.

Lalu kemudian di bagian ujung diikatkan pada mata pancing.

Nah, untuk lebih jelasnya bisa dengan melihat gambar di bawah ini:

2. Mencari Habitat

Pada umumnya Belut sangat senang bertempat tinggal di perairan yang jernih dan juga dangkal.

Juga paling sering ditemukan di daerah persawahan dan parit yang kecil.

Lumpur juga termasuk menjadi populasi dan tempat perkembangbiakan paling favoritibagi Belut.

Bukan hanya di sawah, di sungai juga terdapat banyak Belut.

Biasanya Belut akan membuat sarang di tepian sungai yang semakin dangkal.

Akan tetapi kita harus berhati-hati, jangan sampai tertukar, karena lubang Belut hampir sama dengan lubang kepiting dan ular.

3. Sepatu Boot

Sangat dianjurkan dengan memakai Sepatu Boot apabila anda sedang berburu Belut di sawah ataupun parit, karena kedua lokasi ini biasanya terdapat banyak lumpur.

Selain itu juga bisa untuk melindungi kaki dari serangan binatang berbisa.

Baca juga : Umpan Ikan Mahseer 

Teknik Mancing Belut

                 Teknik Mancing Belut/Sumber Image :  i.ytimg.com

Nah, artinya anda sudah siap untuk beraksi apabila telah mengetahui beberapa persiapan di atas tadi.

Akan tetapi sebelum menuju pada spot, terlebih dahulu anda perlu memahami beberapa trik dan tips serta Umpan Mancing Belut di sungai atau parit di bawah ini:

Poin pertama, terlebih dahulu pasanglah umpan.

Poin kedua, masukkan mata kail ke dalam lubang Belut dengan cara mem-pelintir atau memutar-mutar mata kail dengan perlahan hingga masuk jauh ke

Poin ketiga, usahakan untuk tidak terlalu kencang agar air tidak cepat keruh atau lubangnya kencang, agar air tidak keburu keruh

Poin keempat, selain mem-pelintir senar, anda juga bisa menggunakan media kayu atau bambu kecil, lalu tancapkan kail ke ujung kayu dan masukkan secara pelan-pelan

Poin kelima, tips mancing Belut agar keluar dari sarangnya adalah, jentik-kan jari tangan anada tepat di depan pintu masuk lubang, lakukan hal ini setelah umpan sudah berada di dalam

Poin keenam, anda juga bisa kembali mempelintir senar jika belum ada reaksi dari si Belut, karena bisa saja dia belum menyadari atau sedang tertidur

Poin ketujuh, setelah muncul reaksi tariklah secara perlahan.

Hal ini biasanya akan membuat Belut menjadi sedikit emosi dan akhirnya menelan umpan dengan sempurna. Berbagai Racikan Umpan Belut Paling Jitu

Ketika kita menemukan sarang Belut, biasanya tidak akan terlihat apakah didalamnya terdapat isinya atau tidak.

Pada dasaarnya Belut sedang mengintai mangsanya dari dalam lobang, yang dimana dia memiliki skill penglihatan yang bisa sampai tembus dari dalam lobangnya.

Baca juga : Umpan Ikan Bojor

Penutup

Nah, cukup sampai disini dulu ulasan singkat kali ini mengenai Umpan Mancing Belut, bagaimana mencari habitat, Ciri-Ciri, perlengkapan dan Cara Mancing Belut sungai, rawa, parit dan waduk. Semoga bisa bermanfaat bagi sesama dan terima kasih.